NAMA : KURNIA SEPTIANSYAH
KELAS/NPM : 4ID05/35414939
TUGAS : ETIKA PROFESI
TUGAS
2
1.
Carilah salah satu kasus kemudian
tentukan standar teknis dan manajemen
2.
Jelaskan menurut sodara mengenai posisi,
peranan, dan tanggung jawab dari KSNSU, BSN, KAN dalam penentuan standar
1. Kasus dibawah ini memiliki standar teknis dan
manajemen diantaranya :
A.
Pada
tahun 1995 memperoleh sertifikat mutu ISO 9002 dari Llyod’s register Quality
Assurance Limited, Inggris. Kenneth L. Arnold mendefinisikan IS) 9002 sebagai
model dari jaminan mutu dalam bidang produksi dan instalasi produksi
B.
Pada
April 1997 perusahaan memperoleh Akreditasi mutu ISO 9001 & QS 9000. 1999.
ISO 9000 merupakan satu seri dari lima standard, ri dari lima standard, yaitu
ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO 9003 yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO
9003 dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO 9004 berupa dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO
9004 berupa advisory standards. ISO 9003 yaitu standar advisory standards. ISO
9003 yaitu standar kontraktual yang paling terbatas yang dimaksudkan
kontraktual yang paling terbatas yang dimaksudkan untuk bisnis yang mengerjakan
inspeksi akhir dan untuk bisnis yang mengerjakan inspeksi akhir dan testing
saja.
C.
Pada
tahun 2000 perusahaan memperoleh akreditasi mutu ISO 14001. ISO 14000 adalah
standar internasional mengenai manajemen lingkungan yang dikeluarkan oleh
International Organization for Standardisation (ISO) dan penerapannya bersifat
sukarela. 67 Standar ISO seri 14000 mulai diperkenalkan pada awal tahun 1990-an
yang merupakan suatu perkembangan aspek manajemen atau pengelolaan mutu.
D.
Pada
tahun 2004 perusahaan memperoleh akreditasi mutu ISO atau TS-16949. Pada tahun
2011 Peresmian Occupational Health & Safety Management System (OHSAS) &
Awareness (OHSAS dan Kesadaran). OHSAS 18001 (Occupational OHSAS 18001
(Occupational Health and Safety Assessment Health and Safety Assessment Series)
Series). OHSAS 18001 dibuat sebagai respons OHSAS 18001 dibuat sebagai respons
terhadap kebutuhan sistem untuk terhadap kebutuhan sistem untuk manajemen
kesehatan dan manajemen kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang
keselamatan di tempat kerja yang secara universal dapat diterapkan secara
universal dapat diterapkan dan secara eksternal dapat dan secara eksternal
dapat diverifikasi.
PT Bridgestone Tire Indoensia merupakan
perusahaan porduksi ban kendaraan. Dalam menjalankan prroduksinya perusahaan
memiliki beberapa standar teknik dan manajemen yang dimiliki. Berikut ini
merupakan standar teknik dan manajemen yang dimiliki oleh PT Bridgestone Tire
Indonesia. Pada Januari 1995 perusahaan memperoleh sertifikat mutu ISO 9002
dari Llyod’s register Quality Assurance Limited, Inggris. Kenneth L. Arnold
mendefinisikan IS) 9002 sebagai model dari jaminan mutu dalam bidang produksi
dan instalasi produksi. ISO 9002 terdiri dari 18 elemen sistem mutu. ISO 9002
dapat diterapkan untuk setiap kualitas. ISO 9002 dapat diterapkan untuk setiap
bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau bisnis baik berupa manufaktur
suatu produk atau jasa layanan. Pada April 1997 perusahaan memperoleh
Akreditasi mutu ISO 9001 & QS 9000. 1999. ISO 9000 merupakan satu seri dari
lima standard, ri dari lima standard, yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO
9003 yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO 9003 dan ISO 9004. ISO 9000 dan
ISO 9004 berupa dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO 9004 berupa advisory standards.
ISO 9003 yaitu standar advisory standards. ISO 9003 yaitu standar kontraktual
yang paling terbatas yang dimaksudkan kontraktual yang paling terbatas yang
dimaksudkan untuk bisnis yang mengerjakan inspeksi akhir dan untuk bisnis yang
mengerjakan inspeksi akhir dan testing saja. ISO 9002 terdiri dari seluruh
unsur testing saja. ISO 9002 terdiri dari seluruh unsur dari ISO 9003 ditambah
dengan unsur lain dari sistem dari ISO 9003 ditambah dengan unsur lain dari
sistem kualitas. ISO 9002 dapat diterapkan untuk setiap kualitas. ISO 9002
dapat diterapkan untuk setiap bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau
bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau jasa layanan. ISO 9001 adalah
yang paling jasa layanan. ISO 9001 adalah yang paling komprehensif dengan
tambahan dua unsur lagi komprehensif dengan tambahan dua unsur lagi yaitu
desain dan layanan purna jual yang yaitu desain dan layanan purna jual yang
merupakan bagian integral dari bisnis. Pada tanggal 9 September merupakan
peluncuran produk pertama dengan teknologi AQ DONUTS (Advance Quality Driver
Oriented New Ultimate Tire Science), yaitu ban radial RE711. Pada tahun 2000
Memperoleh akreditasi mutu ISO 14001. ISO 14000 adalah standar internasional
mengenai manajemen lingkungan yang dikeluarkan oleh International Organization
for Standardisation (ISO) dan penerapannya bersifat sukarela. 67 Standar ISO
seri 14000 mulai diperkenalkan pada awal tahun 1990-an yang merupakan suatu
perkembangan aspek manajemen atau pengelolaan mutu. Tidak semata-mata aspek
teknis atau ekonomis saja. ISO seri 14001-14009 tentang Environmental Manajemen
Sistem (EMS) atau Sistem Manajemen Lingkungan. Dari seluruh seri ISO 14000, ISO
14001 tentang sistem manajemen lingkungan adalah seri yang paling banyak
dikenal karena sertifikasi ISO 14000 sebenarnya adalah sertifikasi untuk ISO
14001 ini. Ada 3 komponen besar dalam ISO 14001 yaitu program lingkungan
tertulis; pendidikan dan pelatihan; dan pengetahuan mengenai peraturan
perundang-undangan lokal dan nasional. Environmental Management System : Bagian
dari keseluruhan sistem manajemen yang termasuk didalamnya struktur organisasi,
aktifitas perencanaan, tanggung jawab, praktek, prosedur-prosedur, proses dan
sumber daya untuk pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan
pemeliharaan kebijaksanaan lingkungan. Kriteria audit EMS merupakan
kebijaksanaan, hal praktis, prosedur-prosedur atau persyaratan seperti yang
tercantum dalam ISO 14000 dan jika tersedia, berbagai tambahan persyaratan EMS
yang dibandingkan dengan hasil pengumpulan bukti audit oleh auditor tentang
sistem pengelolaan lingkungan (EMS) suatu organisasi. Pada tahun 2004
Memperoleh akreditasi mutu ISO atau TS-16949. Pada tahun 2011 Peresmian
Occupational Health & Safety Management System (OHSAS) & Awareness
(OHSAS dan Kesadaran). OHSAS 18001 (Occupational OHSAS 18001 (Occupational
Health and Safety Assessment Health and Safety Assessment Series) Series).
OHSAS 18001 dibuat sebagai respons OHSAS 18001 dibuat sebagai respons terhadap
kebutuhan sistem untuk terhadap kebutuhan sistem untuk manajemen kesehatan dan
manajemen kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang keselamatan di tempat
kerja yang secara universal dapat diterapkan secara universal dapat diterapkan
dan secara eksternal dapat dan secara eksternal dapat diverifikasi.
diverifikasi. Keuntungan dari sertifikasi Keuntungan dari sertifikasi OHSAS
18001 adalah OHSAS 18001 adalah pendekatan terhadap kesehatan dan keselamatan
yang terencana dan terdokumentasikan, struktur manajemen OH&S yang
mendefinisikan struktur manajemen OH&S yang mendefinisikan wilayah dan
tanggung jawab dengan jelas. wilayah dan tanggung jawab dengan jelas,
meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan,
menyediakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan aman, mengurangi resiko
kecelakaan dan sakit akibat kaan dan sakit akibat pekerjaan pekerjaan,
mengurangi kehilangan waktu akibat sakitnya pegawai pegawai, pemenuhan terhadap
peraturan yang mengurangi kecenderungan pembayaran pengaduan dan kecenderungan
pembayaran pengaduan dan kompensasi.
2.
Yang saya
ketahui tentang BSN, KAN DAN KSNKU dengan posisi, peranan, dan tanggung jawab
A. BSN ( BADAN STANDARISASI NASIONAL) yaitu badan
yang posisinya berada diatas semua standar yang ada di nasional yang dibawahnya
ada standar- standar yang lainnya. Peranan BSN kegiatan standardisasi yang
meliputi standar dan penilaian kesesuaian secara terpadu yang perlu
dikembangkan secara berkelanjutan khususnya dalam memantapkan dan meningkatkan
daya saing produk nasional. memperlancar arus perdagangan dan melindungi
kepentingan umum. Untuk membina, mengembangkan serta mengkoordinasikan kegiatan
di bidang standardisasi secara nasional menjadi tanggung jawab BSN.
B. KAN (KOMITE AKREDITASI NASIONAL) Pelaksanaan
tugas dan posisi Badan Standardisasi Nasional di bidang akreditasi dilakukan
oleh KAN. KAN mempunyai peranan menetapkan akreditasi dan memberikan
pertimbangan serta saran kepada BSN dalam menetapkan sistem akreditasi dan
sertifikasi. Sebelum ke BSN, KAN melakukan akreditasi melalui audit terhadap
lembaga- lembaga tertentu seperti sekolah, universitas dll, merupakan tanggung
jawab dari KAN.
C. Sedangkan pelaksanaan tugas dan posisi BSN di
bidang standar nasional untuk satuan ukuran dilakukan oleh KSNSU (KOMITE
STANDAR NASIONAL UNTUK SATUAN UKURAN). KSNSU memiliki peranan dan tanggung
jawab memberikan pertimbangan dan saran kepada BSN mengenai standar nasional
untuk satuan ukuran dengan tujuan utama standardisasi adalah melindungi produsen,
konsumen, tenaga kerja dan masyarakat dari aspek keamanan, keselamatan,
kesehatan serta pelestarian fungsi lingkungan, pengaturan standardisasi secara
nasional ini dilakukan dalam rangka membangun sistem nasional yang mampu
mendorong dan meningkatkan, menjamin mutu barang dan/atau jasa serta mampu
memfasilitasi keberterimaan produk nasional dalam transaksi pasar global. Dari
sistem dan kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk
barang dan/atau jasa Indonesia di pasar global.