Sabtu, 04 November 2017

NAMA                       : KURNIA SEPTIANSYAH
KELAS/NPM            : 4ID05/35414939
TUGAS                      : ETIKA PROFESI

TUGAS 2
1.      Carilah salah satu kasus kemudian tentukan standar teknis dan manajemen
2.      Jelaskan menurut sodara mengenai posisi, peranan, dan tanggung jawab dari KSNSU, BSN, KAN dalam penentuan standar
1.      Kasus dibawah ini memiliki standar teknis dan manajemen diantaranya :
A.    Pada tahun 1995 memperoleh sertifikat mutu ISO 9002 dari Llyod’s register Quality Assurance Limited, Inggris. Kenneth L. Arnold mendefinisikan IS) 9002 sebagai model dari jaminan mutu dalam bidang produksi dan instalasi produksi
B.     Pada April 1997 perusahaan memperoleh Akreditasi mutu ISO 9001 & QS 9000. 1999. ISO 9000 merupakan satu seri dari lima standard, ri dari lima standard, yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO 9003 yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO 9003 dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO 9004 berupa dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO 9004 berupa advisory standards. ISO 9003 yaitu standar advisory standards. ISO 9003 yaitu standar kontraktual yang paling terbatas yang dimaksudkan kontraktual yang paling terbatas yang dimaksudkan untuk bisnis yang mengerjakan inspeksi akhir dan untuk bisnis yang mengerjakan inspeksi akhir dan testing saja.
C.     Pada tahun 2000 perusahaan memperoleh akreditasi mutu ISO 14001. ISO 14000 adalah standar internasional mengenai manajemen lingkungan yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardisation (ISO) dan penerapannya bersifat sukarela. 67 Standar ISO seri 14000 mulai diperkenalkan pada awal tahun 1990-an yang merupakan suatu perkembangan aspek manajemen atau pengelolaan mutu.
D.    Pada tahun 2004 perusahaan memperoleh akreditasi mutu ISO atau TS-16949. Pada tahun 2011 Peresmian Occupational Health & Safety Management System (OHSAS) & Awareness (OHSAS dan Kesadaran). OHSAS 18001 (Occupational OHSAS 18001 (Occupational Health and Safety Assessment Health and Safety Assessment Series) Series). OHSAS 18001 dibuat sebagai respons OHSAS 18001 dibuat sebagai respons terhadap kebutuhan sistem untuk terhadap kebutuhan sistem untuk manajemen kesehatan dan manajemen kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang keselamatan di tempat kerja yang secara universal dapat diterapkan secara universal dapat diterapkan dan secara eksternal dapat dan secara eksternal dapat diverifikasi.

PT Bridgestone Tire Indoensia merupakan perusahaan porduksi ban kendaraan. Dalam menjalankan prroduksinya perusahaan memiliki beberapa standar teknik dan manajemen yang dimiliki. Berikut ini merupakan standar teknik dan manajemen yang dimiliki oleh PT Bridgestone Tire Indonesia. Pada Januari 1995 perusahaan memperoleh sertifikat mutu ISO 9002 dari Llyod’s register Quality Assurance Limited, Inggris. Kenneth L. Arnold mendefinisikan IS) 9002 sebagai model dari jaminan mutu dalam bidang produksi dan instalasi produksi. ISO 9002 terdiri dari 18 elemen sistem mutu. ISO 9002 dapat diterapkan untuk setiap kualitas. ISO 9002 dapat diterapkan untuk setiap bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau jasa layanan. Pada April 1997 perusahaan memperoleh Akreditasi mutu ISO 9001 & QS 9000. 1999. ISO 9000 merupakan satu seri dari lima standard, ri dari lima standard, yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO 9003 yaitu ISO 9000, ISO 9001, ISO 9002, ISO 9003 dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO 9004 berupa dan ISO 9004. ISO 9000 dan ISO 9004 berupa advisory standards. ISO 9003 yaitu standar advisory standards. ISO 9003 yaitu standar kontraktual yang paling terbatas yang dimaksudkan kontraktual yang paling terbatas yang dimaksudkan untuk bisnis yang mengerjakan inspeksi akhir dan untuk bisnis yang mengerjakan inspeksi akhir dan testing saja. ISO 9002 terdiri dari seluruh unsur testing saja. ISO 9002 terdiri dari seluruh unsur dari ISO 9003 ditambah dengan unsur lain dari sistem dari ISO 9003 ditambah dengan unsur lain dari sistem kualitas. ISO 9002 dapat diterapkan untuk setiap kualitas. ISO 9002 dapat diterapkan untuk setiap bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau bisnis baik berupa manufaktur suatu produk atau jasa layanan. ISO 9001 adalah yang paling jasa layanan. ISO 9001 adalah yang paling komprehensif dengan tambahan dua unsur lagi komprehensif dengan tambahan dua unsur lagi yaitu desain dan layanan purna jual yang yaitu desain dan layanan purna jual yang merupakan bagian integral dari bisnis. Pada tanggal 9 September merupakan peluncuran produk pertama dengan teknologi AQ DONUTS (Advance Quality Driver Oriented New Ultimate Tire Science), yaitu ban radial RE711. Pada tahun 2000 Memperoleh akreditasi mutu ISO 14001. ISO 14000 adalah standar internasional mengenai manajemen lingkungan yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardisation (ISO) dan penerapannya bersifat sukarela. 67 Standar ISO seri 14000 mulai diperkenalkan pada awal tahun 1990-an yang merupakan suatu perkembangan aspek manajemen atau pengelolaan mutu. Tidak semata-mata aspek teknis atau ekonomis saja. ISO seri 14001-14009 tentang Environmental Manajemen Sistem (EMS) atau Sistem Manajemen Lingkungan. Dari seluruh seri ISO 14000, ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan adalah seri yang paling banyak dikenal karena sertifikasi ISO 14000 sebenarnya adalah sertifikasi untuk ISO 14001 ini. Ada 3 komponen besar dalam ISO 14001 yaitu program lingkungan tertulis; pendidikan dan pelatihan; dan pengetahuan mengenai peraturan perundang-undangan lokal dan nasional. Environmental Management System : Bagian dari keseluruhan sistem manajemen yang termasuk didalamnya struktur organisasi, aktifitas perencanaan, tanggung jawab, praktek, prosedur-prosedur, proses dan sumber daya untuk pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijaksanaan lingkungan. Kriteria audit EMS merupakan kebijaksanaan, hal praktis, prosedur-prosedur atau persyaratan seperti yang tercantum dalam ISO 14000 dan jika tersedia, berbagai tambahan persyaratan EMS yang dibandingkan dengan hasil pengumpulan bukti audit oleh auditor tentang sistem pengelolaan lingkungan (EMS) suatu organisasi. Pada tahun 2004 Memperoleh akreditasi mutu ISO atau TS-16949. Pada tahun 2011 Peresmian Occupational Health & Safety Management System (OHSAS) & Awareness (OHSAS dan Kesadaran). OHSAS 18001 (Occupational OHSAS 18001 (Occupational Health and Safety Assessment Health and Safety Assessment Series) Series). OHSAS 18001 dibuat sebagai respons OHSAS 18001 dibuat sebagai respons terhadap kebutuhan sistem untuk terhadap kebutuhan sistem untuk manajemen kesehatan dan manajemen kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang keselamatan di tempat kerja yang secara universal dapat diterapkan secara universal dapat diterapkan dan secara eksternal dapat dan secara eksternal dapat diverifikasi. diverifikasi. Keuntungan dari sertifikasi Keuntungan dari sertifikasi OHSAS 18001 adalah OHSAS 18001 adalah pendekatan terhadap kesehatan dan keselamatan yang terencana dan terdokumentasikan, struktur manajemen OH&S yang mendefinisikan struktur manajemen OH&S yang mendefinisikan wilayah dan tanggung jawab dengan jelas. wilayah dan tanggung jawab dengan jelas, meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan, menyediakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan aman, mengurangi resiko kecelakaan dan sakit akibat kaan dan sakit akibat pekerjaan pekerjaan, mengurangi kehilangan waktu akibat sakitnya pegawai pegawai, pemenuhan terhadap peraturan yang mengurangi kecenderungan pembayaran pengaduan dan kecenderungan pembayaran pengaduan dan kompensasi.
2.      Yang saya ketahui tentang BSN, KAN DAN KSNKU dengan posisi, peranan, dan tanggung jawab
A.    BSN ( BADAN STANDARISASI NASIONAL) yaitu badan yang posisinya berada diatas semua standar yang ada di nasional yang dibawahnya ada standar- standar yang lainnya. Peranan BSN kegiatan standardisasi yang meliputi standar dan penilaian kesesuaian secara terpadu yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan khususnya dalam memantapkan dan meningkatkan daya saing produk nasional. memperlancar arus perdagangan dan melindungi kepentingan umum. Untuk membina, mengembangkan serta mengkoordinasikan kegiatan di bidang standardisasi secara nasional menjadi tanggung jawab BSN.
B.     KAN (KOMITE AKREDITASI NASIONAL) Pelaksanaan tugas dan posisi Badan Standardisasi Nasional di bidang akreditasi dilakukan oleh KAN. KAN mempunyai peranan menetapkan akreditasi dan memberikan pertimbangan serta saran kepada BSN dalam menetapkan sistem akreditasi dan sertifikasi. Sebelum ke BSN, KAN melakukan akreditasi melalui audit terhadap lembaga- lembaga tertentu seperti sekolah, universitas dll, merupakan tanggung jawab dari KAN.
C.     Sedangkan pelaksanaan tugas dan posisi BSN di bidang standar nasional untuk satuan ukuran dilakukan oleh KSNSU (KOMITE STANDAR NASIONAL UNTUK SATUAN UKURAN). KSNSU memiliki peranan dan tanggung jawab memberikan pertimbangan dan saran kepada BSN mengenai standar nasional untuk satuan ukuran dengan tujuan utama standardisasi adalah melindungi produsen, konsumen, tenaga kerja dan masyarakat dari aspek keamanan, keselamatan, kesehatan serta pelestarian fungsi lingkungan, pengaturan standardisasi secara nasional ini dilakukan dalam rangka membangun sistem nasional yang mampu mendorong dan meningkatkan, menjamin mutu barang dan/atau jasa serta mampu memfasilitasi keberterimaan produk nasional dalam transaksi pasar global. Dari sistem dan kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk barang dan/atau jasa Indonesia di pasar global.




NAMA                       : KURNIA SEPTIANSYAH
KELAS/NPM            : 4ID05/35414939
TUGAS                      : ETIKA PROFESI

TUGAS 1
1.      Apa yang saudara pahami mengenai etika profesi ?
2.      Apa permasalahan di Indonesia yang sering diperbincangkan terkait professional ?
3.      Bagaimana usaha yang saudara perbuat untuk menunjukkan professional dalam pekerjaan?
Etika berasal dari bahasa Yunani : “ethikos“, berarti “timbul nya dari kebiasaan” adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk dan tanggung jawab. St. Jhon of Damascus (abad ke-7 Masehi) menempatkan etika di dalam kajian filsafat praktis (practical philosophy). Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam bahasa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna: “Yaitu sebuah janji untuk memenuhi kewajibannya dalam melakukan suatu tugas khusus secara tetap atau permanen”. Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan yang khusus. Jadi, yang saya pahami mengenai etika profesi ialah sebuah sikap individual terhadap pekerjaannya dengan memberikan pelayanan professional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian individu dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap pekerjaannya.
Adapun permasalahan di Indonesia yang sering diperbicangkan terkait professional misalnya profesionalitas seorang wakil rakyat. Wakil rakyat adalah para penolong masyarakat, dari segala urusan-urusan rakyat yang tak mungkin mereka selesaikan sendiri. Mereka dipilih oleh rakyat atas dasar kepercayaan untuk menyerahkan segala urusan mereka kepada wakilnya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Karena mereka adalah wakil rakyat, maka sudah seharusnya mereka orang-orang terpilih yang cerdas, profesional, berintegritas, memiliki ketulusan dan kejujuran untuk menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat. Namun, kenyataannya banyak sekali kalangan intelektual dan profesional yang justru merasa tak terwakili oleh mereka. Bahkan menganggap wakil rakyat hanya sekumpulan orang-orang yang seringkali membuat gaduh dan risih, melenceng dari makna wakil rakyat yang sebenarnya, baik sebagai sandaran ataupun kepercayaan rakyat.
Kita tentu tahu, bahwa mekanisme pemilihan wakil rakyat harus melelaui jalur partai politik (parpol), sehingga terkadang esensi wakil rakyat sebagai penolong rakyat menjadi kabur, karena mereka secara tidak langsung ditolong oleh parpol, maka wajib bagi mereka untuk “berterima kasih” kepada parpol pengusungnya, bukan kepada rakyat pemilihnya. Hal inilah yang seringkali menjadi lelucon politik, dimana wakil rakyat lebih mati-matian membela parpol daripada rakyatnya sendiri. Bagi saya, fungsi dan tanggungjawab parpol seharusnya mampu menjembatani antara “wakilnya” dengan rakyat yang memilih, sehingga cerita soal lelucon politik wakil rakyat, tak lagi menjadi bualan seluruh masyarakat. Parpol harus mampu menjaga citra baik para “wakil”nya, bukan sekadar mengeruk keuntungan materi dari mereka yang menjadi wakil parpol di DPR.
Saya jadi pesimis terhadap pemaknaan “wakil rakyat” yang jauh melenceng dari arti yang sebenarnya. Padahal, wakil rakyat jelas memiliki konotasi makna yang sangat dalam, jika benar-benar disadari bahwa mereka adalah “wakil” untuk segala urusan yang menjadi beban rakyat, bukan justru menambah berat beban rakyat yang saat ini sudah semakin berat. Jika diubah menjadi “wakil parpol” juga nampaknya kurang pas, mengingat parpol juga dibentuk dan dijalankan oleh rakyat. Lantas, ketika kita tidak merasa terwakili, lalu sebenarnya mereka wakil siapa? Jika sudah tak lagi menjadi sandaran bagi kepercayaan rakyat untuk menyerahkan seluruh masalahnya, sebaiknya istilah “wakil rakyat” diganti saja.  
Adapun usaha yang saya perbuat untuk menunjukkan professional dalam pekerjaan menurut saya ada 3. Jika 3 ini telah dimiliki oleh seseorang maka profesionalitas akan tertanam dalam dirinya. yang pertama memiliki tanggung jawab Artinya seorang profesional harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap pelaksanaan segala hal dalam perjalanan karier dan pekerjaanya. Ia juga dapat bertanggung jawab untuk memastikan bahwa orang-orang yang dilayaninya dan profesinya tidak dirugikan atas sikap dan perbuatannya. Profesional sejati akan selalu belajar untuk meningkatkan kompetensi yang mendukung profesinya, bekerja keras, tekun dan slalu berusaha yang kedua adanya rasa cinta terhadap pekerjaan, Seorang profesional memiliki passion pada apa yang dikerjakannya. Uang atau penghasilan bukanlah tujuan utama dalam bekerja. Seseorang yang mengawali karier hanya demi mengejar keuntungan saja, maka ia tidak akan pernah maju. Kalaupun ia bisa mencapai posisi yang tinggi, ia tidak akan pernah merasa bahagia dalam pekerjaannya. Kerja akan terasa sebagai kewajiban yang membosankan, meresahkan dan menyiksa. Selain itu, cinta juga bisa berarti adanya rasa kepedulian terhadap kebutuhan klien atau orang yang dilayani, dan perduli dengan orang sekitar. Yang terakhir jujur dan dapat dipercaya, dalam dunia kerja yang ketat kompetisi ini, nilai kejujuran kian diabaikan. Padahal, jika sekali saja ketahuan bahwa seorang karyawan tidak bisa dipercaya, maka jatuhlah reputasinya seketika. Selain itu, seorang professional juga harus bisa memegang rahasia yang dipercayakan.